ASIKU KOK KELUAR SEDIKIT ? Padahal udah makanan bergizi, Udah cukup minum air, Tapi kok masih serettt ?

Posted: 01 Mar 2022

Siapa mommy disini yang sering merasa ASI nya seret? Padahal semua anjuran sudah dilakukan seperti makan makanan yang bergizi, udah cukup minum air, dan lain-lain. Hal ini pula yang sering sekali mengganggu pikiran mommy apakah ASI nya cukup untuk si kecil. STOP GALAU MOMMY! Yuk simak penjelasan dari mom uung.

Tahukah moms ? Pada umumnya, ada banyak hal yang menjadi penyebab produksi asi menjadi seret. Mulai dari masalah kesehatan hingga pemilihan gaya hidup.

1. Tambahan Susu Formula

Jika mommy memberikan sufor, si kecil akan minum ASI lebih sedikit. Eits ingat ya moms prinsip asi SUPPLY = DEMAND. Semakin sedikit stimulasi, peluang penyebab asi sedikit pun semakin besar. Nah oleh karena itu sering-sering menyusui, pada dasarnya tubuh mommy akan menyesuaikan produksi asi dengan kebutuhan si kecil

2. Bingung Puting

Si kecil bisa lebih suka minum pakai botol susu karena susu lebih mudah dikeluarkan. Akhirnya pengosongan ASI di payudara tidak maksimal. Nah perbanyak skin to skin ya moms agar bayi tidak bingung ASI. Hindari pemberian botol susu & empeng. Latih pelekatan yang benar & tepat. Tak lupa sering-sering menyusui juga ya moms. Gunakan media asip lainnya seperti cup feeder, sendok, pipet, medicine feeder ataui spuit.

3. Mengonsumsi kafein / obat-obat tertentu

Dianjurkan tidak berlebihan mengonsumsi kaferin karena dapat menyebabkan dehidrasi yang dapat menurunkan produksi asi. Selain itu ada beberapa jenis obat yang memang bisa membuat produksi asi berkurang seperti pil KB, obat demam & alergi yang mengandung pseudoephedrine. Sebaiknya bila mommy mengonsumsi kafein tidak lebih dari 200mg perhari. Konsultasi ke dokter untuk mengonsumsi obat yang aman untuk busui.

4. Pakai empeng / pacifier

Kalau baby sudah menunjukkan tanda lapar, tapi mommy mengabaikan tanda tersebut & malah memberikan empeng, ini membuat frekuensi menyusunya berkurang sehingga produksi asi menurun. Kurangi penggunaan empeng agar menghindari baby bingung putting & sering-sering menyusui ya moms.

5. Stress

Nah stress sendiri nyatanya bisa memberi efek kesehatan mental & fisik ya moms. Ketika stress, bagian otak memicu pelepasan hormon kortisol yang dapat menghambat kinerja hormon prolaktin & oksitosin sehingga produksi asi dapat menurun.

Cobalah afirmasi diri, buatlah pikiran & keadaan mommy senyaman mungkin. Karena dengan pikiran positif serta keadaan rileks dapat membantu melancarkan asi

Mom Uung Author

Author:
Mom Uung

Related Journals